FDW Perkuat Profesionalitas ASN Minsel, 387 Pegawai Ikuti Profiling PRO-ASN 2026

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menghadiri pembukaan PRO-ASN 2026 di Kantor Regional XI BKN Manado. Sebanyak 387 ASN Minsel mengikuti pemetaan kompetensi guna mewujudkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan berkinerja unggul.

MINSEL, LacakPos.co.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur melalui penerapan manajemen ASN berbasis kompetensi dan kinerja.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., saat menghadiri pembukaan kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (PRO-ASN) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Jumat (30/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memetakan kompetensi dan potensi ASN secara objektif, terukur, serta berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi kepada BKN, khususnya Kantor Regional XI BKN Manado, atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program kerja, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas aparatur yang menjalankannya.

Karena itu, ASN dituntut memiliki kompetensi, integritas, profesionalitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dan tuntutan pelayanan publik.

Bupati juga memaparkan capaian Indeks Profesionalitas ASN Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Berdasarkan data per 29 Desember 2025, Minsel berhasil menempati peringkat ketiga di antara instansi dalam wilayah kerja Kantor Regional XI BKN, dengan nilai 83,14 atau masuk kategori tinggi.

Meski telah mencatatkan hasil positif, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran aparatur berpuas diri. Peningkatan kualitas dan pemetaan kompetensi harus terus dilakukan agar pengembangan ASN benar-benar sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan.

Pada pelaksanaan PRO-ASN tanggal 30–31 Oktober 2026, tercatat sebanyak 387 ASN dari 54 perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemkab Minahasa Selatan menjadi peserta.

Rinciannya meliputi empat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, tiga pejabat administrator, enam pejabat pengawas, 60 pejabat fungsional, serta 314 pejabat pelaksana.

Melalui asesmen ini, pemerintah daerah diharapkan memperoleh gambaran komprehensif mengenai kapasitas dan potensi setiap aparatur sebagai dasar penyusunan kebijakan pengembangan karier serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Adapun aspek yang menjadi perhatian dalam pemetaan tersebut mencakup kompetensi manajerial, sosial kultural, literasi digital, hingga kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan.

Bupati FDW pun mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan asesmen dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Ia berharap PRO-ASN tidak sekadar menjadi kegiatan pemetaan administratif, melainkan mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja aparatur dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, profesionalitas ASN harus tercermin melalui hasil kerja yang berkualitas serta pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, capaian Indeks Profesionalitas ASN yang telah diraih Kabupaten Minahasa Selatan dapat menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

Melalui PRO-ASN 2026, Pemkab Minahasa Selatan terus mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Ojak Murdani, S.Sos., M.AP., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Tonny Munayang, S.T., M.AP., Ketua Kelompok Kerja Pembinaan Jovinus Montolalu, S.E., M.AP., beserta jajaran Kantor Regional XI BKN Manado.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, S.H., M.Si., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Kepala BKPSDM Minsel Sonny Makaenas, A.P., S.IP., M.Si., para pejabat pimpinan tinggi pratama, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. (Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *