BUKITTINGGI, LacakPos.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bukittinggi mengalami peningkatan sekitar Rp30 miliar dalam tiga bulan terakhir. Capaian tersebut mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi untuk terus mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi guna memperkuat keuangan daerah.
Wali Kota Bukittinggi, H. Muhammad Ramlan Nurmatias, S.H., mengatakan peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya kepada awak media seusai Rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (14/10/2026), dengan agenda penyampaian jawaban wali kota terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
“Target kita setiap tahun PAD harus meningkat. Kalau kita mengelolanya dengan benar, potensi pendapatan daerah kita cukup besar,” ujar Ramlan.
Menurutnya, Pemko Bukittinggi akan terus menggali sumber-sumber pendapatan yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah. Salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah mendorong kepatuhan pembayaran pajak oleh pelaku usaha penginapan dan homestay.
Selain itu, pemerintah daerah berencana menata penerapan retribusi persampahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung kebersihan kota.
Ramlan menilai optimalisasi PAD penting bagi Bukittinggi yang memiliki sektor perdagangan dan pariwisata sebagai penggerak perekonomian. Karena itu, potensi pendapatan yang tersedia perlu dikelola secara tepat agar memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan.
Infrastruktur Tetap Menjadi Perhatian
Di samping mengoptimalkan pendapatan daerah, Pemko Bukittinggi juga melanjutkan pembenahan infrastruktur. Salah satunya pembangunan jalan sepanjang sekitar 600 meter dengan anggaran Rp6 miliar melalui Transfer ke Daerah (TKD).
Jalan tersebut direncanakan menggunakan beton mutu K-400 untuk menunjang kekuatan konstruksi dalam menahan beban kendaraan berat.
Setelah pekerjaan beton rampung, kawasan jalan akan ditata menggunakan material konblok guna mendukung konsep Bukittinggi sebagai kota wisata yang ramah bagi pejalan kaki. Penataan itu juga direncanakan dilengkapi sistem penampungan air di bawah permukaan.
Ramlan berharap pembangunan dan penataan kawasan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, serta menarik bagi wisatawan.
Pemerintah Kota Bukittinggi pun berupaya menyelaraskan peningkatan PAD dengan pembangunan infrastruktur agar pengelolaan keuangan daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan kota. ( Yulianti)






