Tragis! Warga Tamberu Daya Sampang Tewas Mengenaskan, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Caption: Tragis! Warga Dusun Nong Kesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, berinisial N tewas dalam dugaan penganiayaan menggunakan linggis, Rabu (30/9/2026) siang. Polisi telah mengamankan sejumlah pihak untuk menjalani pemeriksaan. (Aziz/ LacakPos)

SAMPANG, LacakPos.co.id — Warga Dusun Nong Kesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, digemparkan dengan meninggalnya seorang warga berinisial N, sekitar 60 tahun, dalam peristiwa yang diduga berkaitan dengan tindak kekerasan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026) siang. Korban disebut sempat mengalami luka pada bagian kepala sebelah kiri serta luka di bawah telinga.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Investigasi LacakPos di lapangan, kejadian diduga bermula dari percekcokan antara korban dan seseorang berinisial B, yang disebut masih memiliki hubungan keluarga dekat.

Perselisihan tersebut diduga berkaitan dengan adanya kecurigaan terhadap kondisi sakit yang dialami anak dan menantu B. Namun, mengenai motif serta rangkaian kejadian secara lengkap, hingga kini masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Salah seorang narasumber yang mengetahui kejadian tersebut menyayangkan peristiwa yang berujung pada meninggalnya korban.

“Kami sebenarnya menyesalkan kejadian ini sampai korban meninggal secara mengenaskan, apalagi masih dalam satu keluarga,” ujar narasumber.

Menurut informasi yang diperoleh, korban sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Luka yang dialaminya disebut sempat dijahit. Namun setelah kembali ke rumah, kondisi korban memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Narasumber juga menyebut B, yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun, diduga terlibat dalam peristiwa tersebut bersama dua orang anaknya yang masing-masing berinisial R dan S.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim membenarkan adanya peristiwa pidana yang mengakibatkan meninggalnya N, warga Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah.

Saat dikonfirmasi Tim Investigasi LacakPos, Iptu Nur Fajri Alim meminta agar informasi lebih lengkap menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

“Nunggu rilis resmi dan nanti akan disampaikan langsung Kapolres,” kata Iptu Nur Fajri Alim.

Terkait jumlah orang yang diamankan maupun keterlibatan masing-masing pihak, polisi belum memberikan penjelasan secara rinci. Demikian pula dengan pasal yang akan diterapkan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan perkara masih berlangsung. Kepolisian juga masih mendalami kronologi serta peran masing-masing pihak dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut. (Az)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *