SANGIHE, LacakPos.co.id – Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan melalui WhatsApp yang mencatut nama dan foto pejabat untuk mengelabui calon korban.
Kali ini, nomor WhatsApp 0852 86764127 diduga digunakan untuk mencatut nama Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kepulauan Sangihe, IPTU Harli Essing Buida, S.E.
Saat dikonfirmasi wartawan LacakPos.co.id, Jumat (16/10/2026), IPTU Harli Essing Buida menegaskan bahwa nomor tersebut bukan nomor WhatsApp pribadinya.
“Itu bukan nomor WhatsApp pribadi saya, tetapi itu nomor WhatsApp dari penipu,” tegas Buida.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan, panggilan telepon, maupun akun media sosial yang menggunakan nama dan foto seseorang tanpa memastikan kebenaran identitasnya.
Modus pencatutan identitas kerap memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat atau orang yang dikenal. Pelaku dapat menggunakan identitas tersebut untuk meyakinkan calon korban sebelum melancarkan aksinya.
Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru memenuhi permintaan uang, melakukan transfer, ataupun memberikan data pribadi kepada pihak yang identitasnya belum terverifikasi.
Apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat, aparat kepolisian, atau orang terdekat, warga sebaiknya melakukan konfirmasi melalui nomor kontak yang telah dipastikan kebenarannya.
Masyarakat juga diharapkan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan. Jika menemukan dugaan penipuan, warga dapat menyimpan bukti komunikasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Kewaspadaan dan ketelitian dalam berkomunikasi di ruang digital menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan. (Rinny)






