SANGIHE, LacakPos.co.id – Sebanyak 61 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi dilantik dan diambil sumpah/janji oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari.
Pelantikan berlangsung di Ruang Serbaguna Papanuhung Santiago, Tahuna, Senin (5/10/2026), mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penguatan struktur pemerintahan daerah, tetapi juga dimanfaatkan Bupati Michael Thungari untuk menyampaikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru menerima amanah.
Thungari meminta seluruh pejabat tidak terjebak pada cara kerja birokrasi yang sekadar menjalankan rutinitas dan menyelesaikan pekerjaan administratif.
Menurutnya, jabatan pemerintahan harus diikuti dengan kemampuan membaca persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mengambil keputusan secara tepat serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah maupun masyarakat.
“Bekerjalah dengan semangat karena kalian dipilih berarti dipercaya. Setiap keputusan, setiap kebijakan, dan setiap tindakan saudara harus berintegritas serta ditempatkan dalam rangka kepentingan masyarakat publik,” kata Thungari.
Ia menegaskan, seorang pejabat harus mampu membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan melalui jabatan dapat diterjemahkan menjadi kinerja dan pengabdian.
Karena itu, Thungari menyampaikan bahwa dirinya membutuhkan aparatur yang tidak hanya terampil menjalankan tugas, tetapi juga memiliki keberanian dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan.
“Saya tidak membutuhkan pejabat yang hanya pandai menjalankan tugas secara rutinitas saja. Saya membutuhkan pejabat yang jujur, berani mengambil keputusan, mampu menyelesaikan persoalan, dan dapat dipercaya,” tegasnya.
Jabatan Adalah Amanah
Bagi Thungari, posisi dalam pemerintahan bukan sekadar kedudukan struktural. Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan kepada masyarakat.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja secara ulet dan profesional, sekaligus menjaga kejujuran serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Setiap kebijakan yang dibuat, lanjutnya, harus memiliki orientasi yang jelas terhadap kepentingan masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan birokrasi tidak hanya terlihat melalui berbagai aktivitas pemerintahan di kantor, tetapi mampu memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Thungari berharap 61 pejabat yang dilantik dapat menjadi bagian dari birokrasi yang lebih responsif terhadap persoalan daerah, memiliki keberanian untuk bertindak dan mampu menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu dasar utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memperkuat jajaran birokrasi dan mendorong terwujudnya aparatur yang berorientasi pada kinerja, pelayanan publik serta penyelesaian persoalan masyarakat.
(Rinny)






