SITARO, LacakPos.co.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe membekali masyarakat Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dengan pengetahuan mitigasi bencana alam.
Kegiatan penyuluhan bertema “Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana untuk Mengurangi Risiko Bencana” tersebut berlangsung di Aula Kantor Kampung Tanaki, Selasa (20/10/2026), pukul 09.35 hingga 11.00 WITA, dan diikuti sekitar 40 warga.
Materi disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Frans P. Lintjewas, S.Pd., yang memberikan pemahaman mengenai potensi bencana serta langkah-langkah penyelamatan diri ketika menghadapi situasi darurat.
Dalam penyuluhan tersebut, warga diperkenalkan dengan berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Sitaro, mulai dari aktivitas gunung api Karangetang dan Ruang, gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem.
Selain mengenali risiko bencana, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai jalur evakuasi, sistem peringatan dini, prosedur penyelamatan diri, serta pentingnya menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi kebutuhan pokok untuk keadaan darurat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Ter Kodim 1301/Sangihe Letda Inf Philip J. Umbur, Kepala Puskesmas Talawid dr. Fretty V. Langi, Kapitalau Tanaki Dekson Labang, tokoh agama, serta perangkat kampung.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., menegaskan bahwa pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat merupakan faktor penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD berharap warga Kampung Tanaki semakin memahami cara menghadapi bencana, mampu bertindak cepat tanpa panik, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dengan mengikuti arahan petugas berwenang.
Penyuluhan ini sekaligus menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan pengetahuan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di lingkungan tempat tinggal mereka. (*Rinny)






