Theodorus Kawatu Hadiri Workshop Nasional UPLAND, Perkuat Arah Pertanian Berkelanjutan Minsel

Caption: Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menghadiri Workshop National Exit Strategy Proyek UPLAND di Avenzel Hotel & Convention Cibubur, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026), guna memperkuat komitmen pengembangan pertanian terpadu dan berkelanjutan. ( ist)

MINAHASA SELATAN, LacakPos.co.id – Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menghadiri Workshop National Exit Strategy Proyek UPLAND yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu Tahun 2027–2029.

Kegiatan tersebut berlangsung di Avenzel Hotel & Convention Cibubur, Provinsi Jawa Barat, Rabu (14/10/2026), dengan melibatkan pemerintah pusat, sejumlah kepala daerah, serta perwakilan mitra pembangunan internasional.

Bacaan Lainnya

Workshop ini menjadi forum strategis untuk membahas keberlanjutan Proyek UPLAND (The Development of Integrated Farming System in Upland Areas), sebuah program pengembangan sistem pertanian terpadu di wilayah dataran tinggi.

Pembahasan diarahkan pada strategi transisi dan keberlanjutan program agar pengembangan pertanian tetap berjalan, sekaligus memperkuat kapasitas petani, meningkatkan produktivitas, serta mendorong nilai tambah hasil pertanian.

Bagi Kabupaten Minahasa Selatan, keberlanjutan program pembangunan pertanian memiliki arti penting. Sektor pertanian merupakan salah satu penopang perekonomian daerah sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat.

Karena itu, pengembangan pertanian perlu dilakukan secara terintegrasi, tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan petani, peningkatan kualitas hasil, efisiensi usaha tani, serta perluasan akses pasar.

Kehadiran Wakil Bupati Theodorus Kawatu dalam forum nasional tersebut menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung koordinasi dan kesinambungan program pembangunan pertanian.

Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, keberlanjutan program diharapkan dapat disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat petani.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pertanian daerah.

Penandatanganan Komitmen Bersama Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu Tahun 2027–2029 dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi untuk menjaga kesinambungan program dan mengoptimalkan potensi pertanian daerah.

Turut Hadir

Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Hermanto, M.P., serta sejumlah kepala daerah, yakni Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.; Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag.; Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif; Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana; Wakil Bupati Lebak Ir. H. Amir Hamzah; dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Hadir pula perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB) sebagai mitra pembangunan internasional. ( Eka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *