JAKARTA, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi, koordinasi, serta konsultasi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, khususnya dalam pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga di daerah.
Selain itu, pertemuan ini juga berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat melalui program Asta Cita yang menyentuh penguatan peran generasi muda, termasuk implementasinya di Kabupaten Minahasa Selatan.
Dalam agenda tersebut, Bupati Franky Wongkar bersama jajaran Pemkab Minahasa Selatan membahas berbagai peluang kerja sama program, terutama terkait peningkatan pembinaan atlet, pengembangan sarana dan prasarana olahraga, serta program pemberdayaan pemuda yang dapat disinergikan dengan kebijakan Kemenpora.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, antara lain Bastanam Harahap selaku Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Olahraga, Jaenal Arifin sebagai Asisten Deputi Olahragawan, Subur Priyadi selaku Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda, Darma Susilo, serta jajaran kementerian lainnya.
Bupati Franky Wongkar juga didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, di antaranya Arhut Donald Tumipa, M.Ed., yang menjabat Plt. Asisten Administrasi Umum sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Fietber Raco, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Dr. Raymond Brando Tampemawa, S.H., M.H., Kepala Bappelitbangda, serta Dr. Wiwin Opod, M.K.M., Kepala Dinas Kesehatan bersama jajaran terkait.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap terbangun koordinasi yang semakin kuat dengan pemerintah pusat guna mendorong kemajuan sektor kepemudaan dan olahraga, sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda serta prestasi olahraga di daerah.
(Eka Putra)







