MANADO, LacakPos.co.id – Wali Kota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Sekolah Tangguh yang digelar di SMP Eben Haezar Manado, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, antara lain Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Dinas Kesehatan Kota Manado, Badan Narkotika Nasional Kota Manado, serta Inspektorat Kota Manado.
Menurutnya, penguatan sekolah tangguh menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Pemerintah Kota Manado memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan melalui program sekolah tangguh dapat memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus,” ujar Angouw.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan negara adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan bangsa lain. Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus dimulai sejak dini melalui sistem pendidikan yang baik di sekolah.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga para pelajar dari ancaman narkoba serta paham radikal dan terorisme yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Jika anak-anak kita terjerumus pada narkoba atau ideologi radikal, maka masa depan mereka akan hancur. Dampaknya bukan hanya pada diri mereka sendiri, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Angouw turut menyoroti persoalan kebersihan lingkungan di Kota Manado, terutama terkait masalah sampah yang menurutnya memerlukan perhatian dan kesadaran bersama.
Selain itu, ia juga menyinggung meningkatnya kasus kepemilikan senjata tajam di kalangan pelajar. Ia berharap pihak sekolah dapat berperan aktif dalam melakukan edukasi, pengawasan, serta pembinaan kepada siswa agar terhindar dari perilaku tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, P. K. Bart Assa, para narasumber, serta sejumlah kepala sekolah dan guru dari berbagai satuan pendidikan di Kota Manado. (*butje)








