Volume Sampah Pada Hari Raya Idul Fitri Diprediksi Meningkat 50 %, Ini Antisipasi DLH Bukittinggi

Kadis DLH Bukittinggi Syafnir.(Foto:GUS/lcp)

BUKITTINGGI – LACAKPOS.CO.ID – Diprediksi pada Hari Raya Idul Fitri ini volume sampai meningkat 50 persen dari biasanya, Dinas Lingkungan Hidup kota Bukittinggi siapkan Tempat Penampungan Sementara dibelakang Kantor DLH.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi Syafnir kepada LacakPos.co.id di Kantor DLH Talao Bukittinggi, Rabu (12/5/2021).

Bacaan Lainnya

Di Bukittinggi, budaya masyarakatnya masih menyuguhkan makan terhadap kerabat yang datang berlebaran, sehingga satu minggu terakhir pasar begitu ramai, sepertinya para perantau yang ingin berlebaran dikampung jauh hari telah pulang sebelum tanggal 6 Mai 2021.

Ramainya pasar juga meningkatnya volume sampah setiap hari, puncaknya diprediksi akan terjadi pada hari lebaran yang terjadi Kamis 13 Mai 2021. Orang yang dari luar kota akan berdatangan ke Bukttinggi sebagai kota wisata, ujarnya.

Lebih lanjut kata Syafnir, sesuai surat edaran Gubernur Sumatera Barat semua objek wisata berbayar di Bukittinggi ditutup, namun disini ada objek wisata alam yang tidak berbayar. Seperti Ngarai Sianok dan Jam Gadang, menjadi daya Tarik bagi wisatawan datang ke Bukittinggi yang ikut menyumbang sampah.

Untuk mengantisipasi meningkatnya volume sampai, disamping mempersiapkan personil dan armada, juga menambah jadwal penganbilan sampah sesuai rute biasa juga menyisir sepanjang jalan-jalan di Bukittinggi.

Jadi, sampah perumahan akan diambil dengan Becak Motor (Betor) dikumpulkan di TPS dibelakang Kantor DLH, sebelum dibuang ketempat pembuangan akhir (TPA) regional di Payakumbuh yang berjarak lebih kurang 45 Km dari Bukittinggi.

Ditambahkan Syafnir, kalau sebelumnya setiap unit truk sampah membuang ke TPA hanya dua trip perhari, selama lebaran ini bisa mencapai empat trip perhari. Belum lagi kendalanya suasana lebaran ini jalanan macet dan antri di TPA, karena yang membuang sampah juga dari Kabupaten dan Kota lain, ungkapnya.(GUS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *