Disuntik Vaksin COVID-19, Dandim 1309/Manado: Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Komandan Kodim (Dandim) 1309/Manado Kolonel Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba SH mendapat giliran pertama divaksin COVID-19, Jumat 15/01.(Foto:Yudi/lcp)

MANADO, lacakPos.co.id – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado menghadiri Pencanangan Vaksinasi COVID-19, di kantor Dinas Kesehatan, Jumat (15/01/2021).

Pencanangan ini dipimpin langsung Walikota Manado Dr. Ir. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, S.H., M.Si., D.E.A didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Micler CS Lakat SH MH.

Bacaan Lainnya
Walikota Manado Dr. Ir. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, S.H., M.Si., D.E.A Memimpin Pencanangan Vaksinasi COVID-19, Jumat 15/01.(Foto : Yudi/lcp)

Menurut Lumentut, kota Manado masih zona merah, dimana pada posisi tanggal 10 Januari 2021, nilainya 1.63, dan tercatat per tanggal 13 Januari 2021 positif terpapar COVID-19 ada 3.337 orang.

“Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa resiko penularan di kota Manado masih tinggi,” ujar Lumentut.

Kolonel Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba SH Menjalani Tracing Sebelum Divaksin.(Foto : Yudi/lcp)

Nah, hari ini bagian dari sekunder dan testier, yakni pencanangan pemberian vaksin COVID-19, dan tahap pertama yang disasar yakni Nakes, Pejabat dan Gugus tugas.

Terpantau wartawan lacakpos.co.id Komandan Kodim (Dandim) 1309/Manado Kolonel Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba SH mendapat giliran pertama divaksin COVID-19.

Kolonel Inf Yohanes Reymond Raja Sulung Purba SH Bersana Wartawan lacakpos.co.id dan menunjukkan surat keterangan sudah divaksin.(Foto:Yudi/lcp)

Mantan Kasrem di Korem 022/Pantai Timur ini, sempat ditunda vaksin akibat tensi tinggi, namun pada akhirnya divaksin setelah tekanan darah menjadi normal.

Kata Purba, usai divaksin masih dalam kondisi biasa saja, dan rasanya seperti digigit semut dan tidak merasakan efek apa-apa.

“Masyarakat jangan takut divaksin, karena ini merupakan anugerah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, sehingga masyarakat terbebas,”pungkas mantan Dandim 0213/Nias ini.(YUD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *