Kejaksaan Negeri Manado Musnahkan Babuk, Maryono: Telah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado menggelar pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana, Kamis (10/12). (foto:Yudi/lcp).

MANADO, lacakPos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum di halaman kantor Kajari Manado, Kamis (10/12/2020).

“Dipastikan barang bukti yang dimusnahkan telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah”, ujar Kajari Manado Maryono SH MH Usai pemusnahan.

Berikut barang bukti yang dimusnahkan :

Sabu-sabu 110 gram, ganja 339 gram, biotropika jenis Zypraz Alprazolam sebanyak 55 tablet, obat keras jenis Trihexyphenidyl 1.792 tablet

Jenis pisau badik dan parang berjumlah 47 buah, senjata api 1 unit, Airsoftgun 1 unit, senjata angin dua unit dan 7 buah handphone berbagai merek untuk transaksi.

foto istimewa.

Terpantau wartawan lacakpos.co.id senjata tajam (sajam), senjata api juga senjata angin dimusnahkan menggunakan alat khusus dipotong menjadi beberapa bagian, sedangkan jeni obat,shabu juga ganja ada yang diblender dan dibakar.

Menurut Kajari,para terdakwa akan dijerat sesuai perbuatannya,dimana sebagai pengguna narkoba ada yang dihukum 1 tahun bahkan lebih dan pengedar 11 tahun penjara.

foto istimewa.

Demikian juga untuk terdakwa sajam akan dihukum setahun,pengguna obat keras rata-rata satu tahun enam bulan.

“Kepada warga Manado,berhati hati bertindak, juga saat ini masih dalam suasana Pilkada, olehnya kita ciptakan suasana kondusif, siapapun pemenangnya harus kita dukung,” tandas Maryono.

Turut hadir Kepala BNN, Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan Kapolresta, perwakilan pengadilan negeri Manado, BPOM dan dari Kejati Sulut.(YUD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *