Tim Resmob Polres Enrekang Amankan Pria Lansia Pencuri hewan Ternak Sapi

foto isrimewa.

ENREKANG, lacakPos.co.id – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Enrekang berhasil mengamankan terduga pelaku lelaki dengan inisial L (76) warga Salokarajae Desa Patondon Salu Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan lacakpos.co.id, pria lansia ini tertangkap tangan warga sedang berusaha menarik sapi tersebut, disekitar peternakan PT. KOKON, Dusun Mattirowali, Desa Patondon Salu, Kecamatan Maiwa.

Bacaan Lainnya

Kapolres Enrekang, AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Saharuddin saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/20), membenarkan telah mengamankan terduga pelaku yang diserahkan oleh warga.

Dijelaskan AKP Saharuddin,dari pengakuan terduga pelaku saat berangkat dari rumahnya menuju tempat kejadian perkara (TKP) dengan tujuan menjerat hewan ternak Sapi.

Kepada Polisi, terduga pelaku menceritakan telah memasang jerat di antara pohon, dengan tujuan agar lebih dekat kearah pintu pagar, sehingga dengan mudah dapat diikat.

Nah, melihat ternak Sapi berhasil dijerat, Pria Lansia ini kembali ke rumahnya untuk makan malam beberapa jam.

“Begitu kembali ke TKP terduga pelaku membawa sobekan baliho untuk dipakai menutup mata Sapi, kemudian menariknya keluar pagar,”terang Kasat.

Tanpa disadari terduga pelaku dari jarak puluhan meter, seorang warga yang berprofesi sebagai Tukang Ojek mendengar suara yang tidak biasa dan melihat seorang sedang menarik ternak Sapi.

Curiga dengan apa yang dilihatnya,warga tersebut mengajak rekannya untuk memastikan langsung apa yang terjadi.

Alhasil, terduga pelaku yang melihat warga datang ambil langkah untuk bersembunyi, namun akhirnya berhasil diamankan.

Kapolres Enrekang, AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Saharuddin menegaskan pelaku akan menjalani proses penyelidikkan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, terduga pelaku di kenakan Pasal 363 ayat (1) ke 1 dan ke 3 KUHP Undang-undang No 1 tahun 1946 dengan ancaman hukuman paling lama 7 Tahun”,tandas Kasat.(andi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *